Mengembangkan Kreativitas dan Cinta Lingkungan: KKN UNS Gelar Pelatihan Ecoprint untuk Siswa SDN 01 Metesih
Metesih, 25 Juli 2025 - Di era modern ini, industri fashion mengalami perkembangan pesat yang mendorong para desainer untuk terus berinovasi menciptakan karya dengan motif-motif unik. Kreativitas tidak lagi terbatas pada penggunaan cat atau hiasan payet semata, namun telah merambah pada pemanfaatan bahan-bahan alami seperti dedaunan dan bunga untuk menghasilkan motif yang ramah lingkungan tanpa melibatkan zat kimia berbahaya.
Dalam rangka mempromosikan budaya lokal yang berkelanjutan, sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret mengadakan program pelatihan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint di Desa Metesih, Kabupaten Madiun. Kegiatan edukatif ini berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025, di SDN 01 Metesih selama dua jam, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dengan melibatkan 21 siswa kelas 4 dan 5. Ecoprint adalah metode pewarnaan dan pemberian motif pada berbagai media seperti kain atau kulit menggunakan bahan-bahan organik. Teknik ini memanfaatkan pigmen alami yang terkandung dalam berbagai jenis tumbuhan, mulai dari daun hingga bunga dengan karakteristik warna dan corak yang unik.
Produk totebag ecoprint yang dihasilkan tidak sekadar memiliki daya tarik visual yang memukau, tetapi juga merefleksikan komitmen terhadap pelestarian alam dan keanekaragaman hayati. Dalam praktiknya, terdapat dua pendekatan utama dalam teknik ecoprint: metode steaming dan metode pounding. Untuk kepraktisan pembelajaran, kegiatan ini menggunakan metode pounding yang lebih sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Metode ini melibatkan proses pemukulan daun atau bunga yang telah diposisikan di atas totebag menggunakan palu, dengan bantuan lapisan plastik untuk melindungi dan mengekstrak pigmen warna secara optimal.
Antusiasme para siswa terlihat sangat tinggi sepanjang proses pembelajaran. Mereka bebas memilih jenis dedaunan dan bunga sesuai preferensi masing-masing untuk menciptakan desain personal yang unik. Kelompok 141 KKN UNS, selaku penyelenggara kegiatan, menyampaikan harapannya agar program ini dapat memperluas wawasan anak-anak Desa Metesih mengenai potensi tersembunyi dari flora di sekitar mereka.